Drop Down Menus CSS Drop Down Menu Pure CSS Dropdown Menu

Friday, December 6, 2013

Pradesain Dermaga Danau Sentani

Danau Sentani di Jayapura adalah danau air tawar yang sangat indah dan berarus tenang. Dari Bandara Jayapura menuju Danau Sentani memakan waktu sekitar 1,5 jam. Dengan letaknya yang dikelilingi perbukitan hijau, air yang biru dan awan-awan bagaikan kapas, sehingga pemandangan di sekitar danau ini menjadikan terlihat begitu memukau.  

Danau Sentani terletak antara 20.33 hingga 2041 LS dan 1400.23 sampai 1400 38 BT. Berada 70 – 90 m diatas permukaan laut. Terletak juga diantara pegunungan Cyclops. Merupakan danau Vulkanik. Sumber airnya berasal dari 14 sungai besar dan kecil dengan satu muara sungai, Jaifuri Puay. Di wilayah barat, Doyo lama dan Borowai, kedalaman danau sangat curam. Sedangkan sebelah timur dan tengah, landai dan dangkal, Puay dan Simporo. Disini juga terdapat hutan rawa di daerah Simporo dan Yoka. Dalam beberapa catatan disebutkan, dasar perairannya berisikan substrat lumpur berpasir (humus). Pada per-airan yang dangkal, ditumbuhi tanaman pandan dan sagu. [1]


Danau Sentani memanjang dari wilayah Borowai di area barat danau hingga Waena yang berdekatan dengan Abepura. Pemandangan disini begitu spektakuler karena gugusan pulau pulau yang hijau dan berlekuk. Total ada 21 pulau kecil yang tersebar di area danau ini, dengan Pulau Asei sebagai pulau yang paling terkenal karena kerajinan kulit kayu dan posisinya yang dekat dengan dermaga di area Gapote.

Di atas Danau Sentani tersusun 21 gugusan pulau-pulau kecil yang berpenghuni. Mereka hidup dengan damai dan penuh toleransi. Karena itulah Danau Sentani berarti.
(Sumber/Foto : travel.detik.com )

Danau Sentani yang berarus tenang dan sangat dalam ini memiliki kekayaan biota seperti Hiu Gergaji dan Ikan Gabus (foto:keken/detikTravel)

Danau terbesar di Provinsi Papua ini punya luas sekitar 9.360 Ha dengan kedalaman rata rata 24,5 meter. Disekitaran danau ini terdapat 24 kampung. Tersebar dipesisir dan pulau-pulau kecil yang ada ditengah danau, sehingga banyak masyarakat Sentani yang berprofesi sebagai nelayan. Dan untuk menunjang arus transportasi masyarakat yang tinggal di pulau-pulau yang ada di danau Sentani terutama nantinya bakal didatangi para tamu-tamu yang hendak berwisata maka pembangunan dermaga harus benar-benar ditata dengan baik dan rapi.

PT. Agusta Primakarsa sebagi Konsultan Pelabuhan / Dermaga dan dalam rangka pengadaan barang/jasa telah melaksanak pekerjaan Pradesain Dermaga Danau Sentani pada satuan Kerja Dirjen Perhubungan Laut dan pengguna jasa : Kementerian Perhubungan, Direktorat Jenderal Perhubungan Laut dengan No. Kontrak : 03/PTPTSDP-KTR/IV/2011 Tgl. 20 April 2011, Nilai Kontrak : Rp. 871.975.000 dan tanggal selesai Kontrak : 12 November 2011

Dermaga kecil di sisi kiri Danau Sentani (foto:keken/detikTravel)
Dermaga kecil di Danau Sentani dilihat dari depan (foto:keken/detikTravel)
Comments
0 Comments

No comments:

Post a Comment