Pelabuhan Tanjung Priok sebagai Pelabuhan air modern terbesar se-Indonesia di Jakarta. Dibangun untuk menggantikan pelabuhan lama yakni Pasar Ikan yang dinilai sudah tidak memenuhi syarat lagi. Lokasinya berjarak sekitar 9 km di sebelah timur dari pelabuhan lama. Wilayahnya masuk dalam lingkup administratif pemerintahan Kelurahan Tanjung Priok, Kec. Tanjung Priok, wilayah Kotamadya Jakarta Utara.
Pelabuhan Tanjung Priok merupakan suatu pelabuhan laut dalam yang pertama di mana kapal-kapal dapat bersandar, memuat batubara dan diperbaiki di suatu dok yang kering. Sebuah jalan kereta api juga dibuat untuk menghubungkan Tanjung Priok dengan kota lama Batavia dan daerah baru di selatan. Bermula dari kritik atas kelemahan fasilitas pelabuhan lama di Batavia, Tanjung Priok sampai sekarang tetap eksis sebagai pelabuhan penting bagi Jakarta untuk lalu lintas kapal-kapal besar.
Dalam rangka pengadaan barang/jasa, pada tahun 2012 Agusta Primakarsa sebagai Konsultan Pelabuhan telah melaksanakan Pekerjaan Supervisi Lanjutan Pembangunan Pengembangan Dermaga Kapal Kenavigasian Tanjung Priuk pada satuan kerja Distrik Navigasi Kelas I Tanjung Priok dengan No. Kontrak : 082/KONTRAK/00/DNG.TPK/VII-12, tanggal 5 Juli 2012.
